SORONG, KABAR GBRAN — Pemerintah Kota Sorong mengusulkan agar kawasan Gerbang Saoka dikembangkan secara strategis menjadi pusat pelatihan, pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sasaran utamanya meliputi para pelayan Tuhan, pendeta, serta jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, guna melahirkan generasi penerus pelayanan yang handal dan berkepribadian unggul di kancah pelayanan gereja maupun publik.
Gagasan strategis ini disampaikan secara langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.P.A., di sela-sela perayaan Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 GKI di Tanah Papua. Acara yang turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, S.K.M., M.A.P., ini dilangsungkan di kawasan reklamasi Sorong Modern City (SMC), Kota Sorong, Senin (26/10/2026).
Menurut Septinus Lobat, rencana ini telah dikomunikasikan secara mendalam kepada pimpinan tertinggi BPS Sinode GKI di Tanah Papua. Ia juga mengetuk hati dan mengajak seluruh kepala daerah se-Tanah Papua yang berlatar belakang kader GKI untuk bersatu padu mendukung perwujudan pusat pembinaan di Gerbang Saoka tersebut,
Guna mewujudkan cita-cita besar tersebut, Wali Kota menekankan krusialnya kolaborasi erat antara pemerintah daerah, Sinode GKI, serta seluruh jajaran klasis di Tanah Papua. Sinergitas berkelanjutan diyakini akan menjadi fondasi kokoh dalam menyelenggarakan program pelatihan keagamaan serta pengembangan kapasitas yang sistematis bagi pendeta dan jemaat.
Lebih lanjut, Pemkot Sorong menegaskan komitmen keberlanjutan untuk senantiasa memberikan perhatian nyata kepada GKI di Tanah Papua maupun berbagai denominasi gereja lainnya. Menurutnya, lembaga keagamaan memegang peranan vital dalam membina mentalitas, moralitas, serta kehidupan masyarakat yang berlandaskan kasih, kedamaian, dan keadilan sosial.
Refleksi Momentum Jubileum 70 Tahun GKI
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan jemaat lintas klasis yang memadati tempat ibadah syukur. Ia mengajak umat meresapi perjalanan 70 tahun GKI di Tanah Papua dengan rasa syukur yang mendalam atas pemeliharaan Tuhan, sekaligus merawat kebersamaan dalam semangat pelayanan.
Peringatan HUT ke-70 GKI di Tanah Papua ini mengusung tema agung: “70 Tahun Bersyukur, Peduli dalam Kasih dan Keadilan, Bersaksi Hadirkan Damai.” Momen sejarah ini diharapkan menjadi pijakan utama bagi gereja untuk terus menghadirkan dampak positif di tengah dinamika pembangunan masyarakat Tanah Papua.
Ibadah syukur penuh hikmat ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan tokoh penting, antara lain:
- Pdt. Andrikus Mofu, M.Th. (Ketua Sinode GKI di Tanah Papua)
- Pdt. Hiskia Rollo, S.Th., M.M. (Wakil Ketua I BPS GKI di Tanah Papua)
- Pnt. Nimrod Sesa (Anggota BPS Wilayah VII)
- Jongky R. Fonataba, S.E., M.M. (Anggota DPR Papua Barat Daya)
- Drs. Ec. Jhon Lewerissa (Ketua DPR Kota Sorong)
- Pdt. Jeane Fonataba Haurissa, S.Th., M.Si. (Ketua Klasis GKI Sorong)
- Jajaran Badan Pekerja Klasis, unsur pelayanan GKI se-Klasis Sorong, serta perwakilan mitra kerja GKI dari Jerman.